Petualangan baru akan dimulai…
Dimulai saat pagi masih
memanjakanku dengan rasa kantuk yang teramat, kemudian segera bergegas untuk
memulai segala rutinitas yang kini menanti. Dengan mengenakan pakaian yang
seiyanya melambangkan kampus merah dan wirabuana sembari menarik koper yang
kata teman-temanku berisi batu itu yang dengan daya dan upaya tetap ku berusaha
untuk tetap menarik maupun membuatnya berdiri tegak meskipun tak dapat
kupungkiri bahwa bebannya saat itu sangatlah tidak seimbang…
KKN gelombang 87 tahun 2014, itulah yang akan
kujalani selama kurang lebih dua bulan lamanya. Dengan segala sesuatu yang baru
teman,suasana,serta pengabdian terhadap masyarakat.
Hari itu, kulangkahkan kaki menuju bus yang akan ku
tumpangi, kemudian mataku melihat di sekeliling dan semua sibuk dengan urusan
masing-masing, entah itu mengangkat barang masing-masing, temu kangen dengan
keluarga dan juga salam perpisahan dengan sanak saudara, teman seperjuangan dan
juga kekasih mereka. Aku hanya termenung, sesekali berfoto bersama dengan teman
yang juga akan memulai petualangan ini, bagiku saat itu keluarga dan kekasih
memang tak ada di hadapanku untuk mengantarku, tapi satu yakinku doa mereka
selalu mengantarku… tak perlu menjadi seperti mereka, cukup seperti ini saja…
aku menikmatinya…
Kecamatan enrekang kota, desa pinang, itulah tempat
yang kemudian akan ku jajaki selama dua bulan. Sambutan hangat masyarakat
enrekang membuatku merasa lebih baik dari sebelumnya. Ketika terlalu banyak
ketakutan akan hal-hal yang mungkin orang lain tak memikirkannya akan tetapi
semua terlintas di benakku. Aku selalu ingat kata-katanya bahwa aku adalah
orang yang ketakutannya sangat besar. Yahh, besar melebihi keberanianku. Aku
akui itu.
Namun, setelah tiba di lokasi ku rasa hidupku tidak
baik-baik saja dikarenakan hal-hal yang tidak semestinya ku alami karena
kesalahan pengelola data lokasi kegiatan, tapi tak apalah dua hari menurutku
cukup lama dan setidaknya berkesan sebagai awal petualangan ini.
Desa Temban kecamatan Enrekang, itulah lokasiku yang
semestinya. Sambutan hangat masyarakatnya membuatku nyaman, keheningan malam
yang selalu menemani, dingin yang menusuk di waktu dini hari sungguh
memanjakanku. Jejeran gunung indah nan jauh, desir air sungai yang bening,
sejuk nan menenangkan.
Inikah kehidupan ??? alam sejatinya menampakkan
keindahannya yang terelakkan. Disinilah keluarga baruku, teman baru
seperjuangan. Perjuangan baru akan dimulai kawan-kawan, ini petualangan kita,
menjajaki dunia baru, menggiringnya kearah kebersamaan. Kebahagiaan menanti…

0 komentar:
Posting Komentar