Hari itu hari terakhir di 2014,
tepatnya 31 desember. Semangatku meletuk-letuk hari itu. Mengawali pagi dengan
menunggu ainun untuk datang kerumah, kami sudah janjian sebelumnya untuk pergi
berbelanja dipasar persiapan malam tahun baru nanti.
. “Corn Party Kaze 2015” merupakan tema yang kami angkat untuk acara
itu, sebenarnya makanan yang akan kami buat nantinya sangatlah sederhana, hanya
semua berbahan dasar jagung tapi untuk membuat kesan yang sedikit keren kami
istilahkan dalam bahasa inggris, terlalu biasa katanya kalau kita hanya
menyebutnya “pesta jagung”, hahaha…
Berjam-jam aku menunggu ainun tapi
tak kunjung datang, yahh aku sadar kalau dialah temanku yang sangat parno jika
harus naik angkutan umum alias pete-pete, jadi sabar saja pikirku. Sekitar
pukul 12:00 wita, ainun pun datang. Kami kemudian kembali menunggu teman
lainnya. Ayu, Rizwan, dan Ichy memenuhi
panggilanku ditelepon tapi mereka tak kunjung datang. Selang beberapa jam Ichy
pun datang dan kami segera menuju pasar.
Kami hanya bertiga untuk
berbelanja, mengelilingi pasar tradisional toddopuli itu dengan kondisi pasar
yang becek karena hujan terus saja mengguyur Makassar. Semua bahan telah ada,
aku, ainun dan juga mamanya Ichy memulai untuk memasak. Cooking time adalah hal yang sangat kusukai, tak peduli hari itu
begitu banyak jagung yang harus dipipih, itu menyenangkan menurutku. Hahaha…
Setelah semua masakan selesai, satu
persatu teman mulai berdatangan. Tapi
sangat disayangkan karena kami tidak makan bersama, yahh jadwal makan sesuai
jam kedatangan. Sungguh lucu dan ini diluar dugaanku. Tapi hal itu tidak
membuat semuanya seketika kacau, sembari menunggu pukul 12:00 wita kami
menghabiskan banyak cerita, menonton beberapa siaran tv yang digunakan sebagai
bahan candaan, dan juga berfoto bersama. Eran malam itu datang membawa
sebungkus balon biru, didalamnya ada 12 balon. Aku dengan semangatnya meniup
balon, kembang kempis pipiku mengisi udara dalam balon itu hingga akhirnya aku
berhasil meniup 5 balon, padahal dulu aku phobia dengan balon yang kutakutkan
secara tiba-tiba bisa saja meletus disamping pipi dekat telinga yang dapat
membuat keduanya menjadi sakit.
Beberapa
menit sebelum pukul 12:00 wita, kembali dikejutkan dengan guyuran hujan yang
sangat deras, sedikit sedih ketika itu tapi hujan itu seketika berhenti dan
waktu sudah menunjukkan pukul 12:00 wita. Kami segerakan naik ke lantai 3
bagian rumah Ichy, ngatap istilahnya.. hahaha
Suara
petasan dimana-mana memecah langit malam itu. Bermacam-macam kembang api dengan
penuh warna bertebaran dihorizon langit. Teriakan histeris kami sungguh dan
sebuah kamera kemudian mengabadikan moment indah malam itu. Kusempatkan menutup
mata sejenak ditengah ramainya mereka, berdoa dengan penuh harap tahun ini bisa
lebih baik. Ucapan selamat tahun baru yang tertuang dalam pesan singkat di handphone kudapati dari keluarga dan
juga dia. Terima kasih..
Keseruan
malam itu tak sampai disitu, kami kemudian menuju anjungan memilih pisang epe’
mandiri sebagai tempat tujuan. Kami ada 11 orang malam itu dalam sederet meja
panjang. Menikmati manisnya pisang epe’ keju gula merahku, menikmati malam
dipinggiran jalan, dan memperhatikan tawa lepas orang-orang disekitarku.
Terima kasih untuk-Nya yang masih mempertemukanku dengan 2015...
Terima kasih semesta, My Family, My Kaze...
Selamat tahun baru, Happy new year, 明けましておめでとう...
Selamat datang januariku.. berdamailah denganku...
Terima kasih untuk-Nya yang masih mempertemukanku dengan 2015...
Terima kasih semesta, My Family, My Kaze...
Selamat tahun baru, Happy new year, 明けましておめでとう...
Selamat datang januariku.. berdamailah denganku...

0 komentar:
Posting Komentar